Mengatasi Masalah pada Harddisk

Assalamu'alaikum wr.wb. :)
Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai masalah-masalah yang mungkin timbul pada harddisk kita, dan cara untuk mengatasi masalah tersebut. 
Ok!! langsung aja ya, cekidot!!
Masalah yang pertama yaitu:
  • Bagaimana bila harddisk kita terformat??
Wah emang sedih juga kalo harddisk kita terformat, padahal kan pasti data2 yang ada didalamnya sangat penting bagi kita, trus kita juga ngumpulinnya udah lama pastinya, masa harus hilang begitu saja??
Ok, don't worry, ada solusinya yang bisa Anda praktekan kok, yaitu langkah yang pling tepat untuk Anda lakukan adalah lepas harddisk dari pc, lalu hubungkan harddisk tersebut ke computer lain (bisa menggunakan kabel data USB 2.0 to IDE/SATA), kemudian gunakan software untuk mengembalikan data (ini bisa Anda search di google, banyak ko), contohnya get data back, dll.
Second Problem :
  • Bagaimana bila data pada harddisk kita kena penyakit virus??
Disini saya akan membahas tentang cara mengatasi harddsik yang terinfeksi oleh virus yang bernama Winsta, yaitu virus yang memakan lahan kosong pada harddisk kita, jadi tiba2 harddisk kita penuh begitu saja, padahal kita tidak memasukkan apa2 ke harddisk kita. langsung aja deh, ini nih solusinya.

1. Gunakan Dr Web CureIt.
Download Dr Web CureIt di situs freedrweb.com untuk menghapus virus


2. Perbaiki regitri Windows yang sudah dimodifikasi oleh virus. Caranya, pertama-tama, salin script di bawah ini ke file Wordpad.


[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del


[UnhookRegKey]

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden,0×00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, SuperHidden,0×00010001,1

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0×00010001,0

HKLM, SOFTWARE\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”

HKLM, SOFTWARE\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, “Explorer.exe”


[del]

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\MRxNet

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS

HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET

HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS

HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET


Kemudian, simpan file dengan nama ‘repair.inf’. Gunakan pilihan Save as type menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan. Lalu, klik kanan file ‘repair.inf’, pilih ‘Install’ dan restart komputer.


“Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali. Gunakan tools seperti ATF Cleaner atau gunakan fitur Windows yaitu Disk Clean-Up,” tulis Adi.


Selain itu, berikut adalah script darurat yang bisa digunakan untuk mencegah agar Winsta tidak kembali menginfeksi. Simpan script berikut dengan nama Winsta.bat (tipe file: Text)


@echo off

del /f c:\windows\system32\winsta.exe

rem rd c:\windows\system32\winsta.exe

md c:\windows\system32\winsta.exe

del /f c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

md c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

del /f c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys

rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys

md c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys

attrib +r +h +s c:\windows\system32\winsta.exe

attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys


Setelah selesai, klik ganda file Winsta.bat yang dihasilkan. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.


Sekarang lanjut ke masalah berikutnya.
  • Bagaimana kalau partisi pada harddisk hilang atau terhapus?
Pada keadaan ini computer masih bisa login ke windows (jika partisi yang hilang bukan partisi dimana MBR berada). Partisi tidak bisa tampil pada windows eksplorer. Coba dicheck dulu dengan cara klik kanan My Computer > Manage > pada storage pilih Disk Management. Coba dilihat pada jendela sebelah kanan, terlihat apa tidak partisi yang hilang atau tidak muncul tadi. Setelah itu gunakan software untuk mengembalikan partisi yang hilang atau terhapus. Misalnya software yang bernama Partition Find and Mount Pro. Menggunakannyapun cukup mudah dan sederhana, yaitu setelah program dibuka pilih harddisk > scan > pilih salah satu dari pilihan yang tersedia > klik scan. Jika sudah ketemu partisi yang dicari (partisi yang hilang atau terhapus) klik Mount As ikuti perintah selajutnya. Buka kembali windows explorer, semoga partisi yang hilang sudah muncul kembali.
Masalah selanjutnya.
  • Bagaimana jika harddisk tidak terdeteksi?
Untuk melihat apakah harddisk terdeteksi atau tidak bisa dilakukan dengan cara : pada saat computer booting, masuk ke BIOS dengan menekan tombol delete atau F2 (tergantung merk motherboardnya), kemudian pilih pada standart CMOS setup. Maka akan tampil sejumlah harddisk maupun cdrom yang terpasang.
Harddisk tidak terdeteksi ini bisa disebabkan oleh karena kabel data maupun kabel power tidak tersambung dengan benar pada harddisk. Ini bisa diatasi dengan cara memasang kembali kabel data IDE/ SATA atau kabel power dengan benar pada harddisk. Atau bisa juga disebabkan oleh pengaturan jumper yang tidak benar. Ini bisa diatasi dengan cara mengatur kembali pengaturan jumper pada harddisk, tidak boleh sama dengan jumper sdrom atau harddisk yang lain bila terdapat lebih dari 1 harddisk. Yang lebih parah lagi adalah dikarenakan harddisk memang sudah rusak parah sehingga tidak bisa digunakan lagi. Dan solusinya adalah, ya beli harddisk baru dong. Masa mau pake disket?? hehehe.
Ok, lanjut to the next problem.
  • Bagaimana jika harddisk lambat dalam mengakses data atau file, alias lemot?
Problem ini biasanya disebabkan oleh bad sector gan. Muncul deh pertanyaan baru. Nah bagaimana untuk mengatasi bad sector tersebut?
 
Jika pada hardisk kita sudah terdapat Bad sector, segeralah untuk mengatasinya, jika tidak bad sector akan terus menyebar yang akhirnya akan membuat hardisk kita tutup usia alis rusak total, langkah awal minimal kita harus membackup data-data penting ke media lain untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Sebenarnya bad sector tersebut susah disembuhkan dengan software karena bad sector merupakan hardware problem. yang bisa dilakukan oleh software hanya sekedar menganalysis sector berapa sampai berapa yang kena bad sector pada hardisk dan selanjutnya mengisolasi biar biar tidak menyebar.

Untuk kasus bad sector yang tidak terlalu berat dan hardisk masih bisa dibaca/didetect oleh komputer, kita dapat mengatasinya menggunakan software tertentu seperti R-Studio atau HDD Regenerator.

Nah itulah beberapa masalah yang sering muncul pada harddisk dan cara untuk mengatasinya. Dengan begitu berarti berakhir pula postingan kali ini, di cukupkan sekian aja ya, thanks a lot buat yang udah baca. :)
Wassalamu'alaikum wr. wb. ^^
Sumber : 
http://rahmabasel.blogspot.com dan http://www.karbazon.co.cc
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang Anda ketikkan sangat berarti bagi saya. ^^
Say NO!! to SPAM

About ME

Foto saya
Apa adanya dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Followers

Time